10 Tips Lengkap Antisipasi Banjir Agar Rumah Tetap Nyaman Dan Barang Tetap Aman

Diposting pada

Volume hujan yang cukup besar terjadi hampir tiap hari membuat Anda perlu waspada melakukan berbagai antisipasi agar kondisi rumah tetap aman dan menjadi hunian aman. Hujan yang turun tanpa henti dan kurangnya persiapan dalam memeriksa rumah tentu akan berakibat fatal untuk para penghuninya.

Nah, kalau Anda tingal di tempat yang rawan banjir, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebagai bentuk antisipasi ancaman banjir.

Bagaimana Memeriksa Kondisi Rumah Saat Musim Banjir

1. Periksa Kondisi Atap

Memperhatikan kondisi atap sangatlah penting. Misalnya, Anda harus memeriksa apakah ada genteng yang bergeser, genteng yang sudah pecah atau atap yang harus segera diperbaiki.

Menjelang musim hujan, sebaiknya Anda melapisi genteng dengan menggunakan cat anti bocor atau waterproof. Meskipun Anda harus mengeluarkan biaya, akan tetapi rumah Anda tidak akan bocor.

Tips antisipasi banjir
Banjir Jakarta

Kebocoran pada atap tentu dapat merusak berbagai furnitur yang lebih berharga untuk Anda. Untuk Anda yang memiliki pohon yang rindang di sekitar rumah, pastikan bahwa aliran air hujan tidak ada yang tersumbat. Sebab, hal ini dapat mencegah aliran air hujan mengalir, sehingga membuat rembesan di bagian plafon yang akan merusak bagian rumah.

2. Periksa Pipa Pembuangan Air

Kondisi saluran air juga harus diperiksa. Saluran air yang terhambat akan menciptakan genangan air yang dapat menjadi pemicu banjir. Segera panggil tukang jika Anda merasa tidak bisa membersihkannya sendiri. Tukang juga bisa membantu memperbaiki kerusakan dan kebocoran.

Banjir jakarta
Cek Pipa Air bersih dan kotor

Pastikan pula bahwa ukuran pipa untuk pembuangan air mampu menjadi saluran untuk penghantar air. Untuk menghindari adanya genangan air yang dapat menampung kotoran atau sampah, sebaiknya Anda memasang pipa pembuangan dengan posisi miring.

Jika saluran air terletak di luar rumah, memeriksa bersama warga lainnya juga bisa anda lakukan supaya saluran air tetap lancar dan dapat terbebas dari sampah.

3. Beri Perlindungan Ekstra Untuk Dinding Fasad Rumah

Ketiga, lakukan pula pemeriksaan di bagian dinding rumah. Dinding rumah harus dilapisi cat weathercoat. Hal ini penting untuk dinding fasad sebab memiliki resiko terkena cipratan air dan air hujan.

Membiarkan bagian dinding fasad tanpa cat pelindung akan membuat dindingnya menjadi lembab, berjamur, dan bahkan mengelupas.

4. Periksa Jaringan Listrik Dan Kabel

Tidak sedikit orang yang mengabaikan bahaya jaringan listrik dan juga kabel disaat musim hujan. Padahal, masalah kabel dan listrik bisa menghilangkan nyawa seseorang yang menjadi korbannya akibat pemasangan yang kurang betul atau terjadi masalah lainnya.

Misalnya saja, pada area taman dan teras, periksa berbagai sambunan kabel dengan pemasangan yang tertutup dan aman. Aliran DC juga sebaiknya digunakan untuk lampu taman sebab tidak menghantarkan listrik.

antisipasi banjir
Hati-hati jaringan listrik

Untuk area di dalam atau di sekitar rumah, Anda juga harus mencabut kabel dari kontaknya. Dengan mematikan listrik, memeriksa tidak ada kabel yang menjulur ke lantai, maka kondisi rumah tetap aman untuk Anda. Sebab, saat terjadi banjir atau air mengenang sedikit saja, arus listrik dapat menyebar.

Jika dibiarkan, seseorang yang melintas di tempat tersebut akan menjadi korbannya. Tidak sedikit orang yang kehilangan nyawa akibat lalai memeriksa listrik, arus listrik, dan kabel.

5. Periksa Selang Tabung Gas

Bukan hanya masalah listrik yang harus mendapatkan perhatian penting Anda, bahkan juga tabung gas. Hujan yang turun dengan volume besar dan mampu menyebabkan banjir harus membuat Anda segera cabut selang gas dari tabungnya. Kemudian, gunakan plastik tebal untuk menutup kepalanya. Jika sudah, ikat dan letakkan di tempat yang tinggi.

6. Cek Dokumen Penting Anda

Ijazah, surat tanah, akte kelahiran dan dokumen berharga lainnya juga harus Anda perhatikan. Letakkan semua dokumen penting tersebut di tempat yang sama, pada satu wadah yang kedap air, kemudian masukkan pada tas atau koper. Koper atau tas harus dibungkus agar tidak terkena air.

Mungkin Anda merasa aman saja jika meletakkan dokumen-dokumen penting di lemari. Akan tetapi jika kondisi air terus meninggi, lemari yang tinggi pun bisa roboh. Jika Anda merasa dokuman-dokumen tersebut harus selalu ada dan tidak boleh rusak, maka sebaiknya percayakan pada bank untuk menyimpan semua dokumen tersebut.

7. Amankan Perhiasan Anda

Sama seperti dokumen berharga yang Anda miliki, perhiasan juga hal yang berharga yang harus disimpan di kotak terpisah. Satukan semua perhiasan pada tempat yang khusus dan bungkus menggunakan plastik. Bank juga bisa menjadi alternatif untuk menyimpan perhiasan Anda.

8. Amankan Furnitur Dan Barang Eletronik Anda

Rumah adalah aset untuk Anda, sedangkan furnitur adalah cara Anda untuk membuat rumah lebih memiliki nilai. Membeli furnitur dan memperbaiki kondisi rumah adalah bagian dari investasi. Semakin bagus kondisi rumah Anda, maka semakin mahal pula harga jualnya jika Anda ingin menjualnya.

antisipasi banjir
Antisipasi Banjir

Begitu juga dengan furnitur dan barang eletronik. Semua perlengkapan rumah tersebut harus diletakkan di tempat yang aman. Sebaiknya, letakkan di tempat yang tinggi, misalnya meja makan. Sangat penting untuk memastikan bahwa meja harus kuat supaya tidak roboh dan merusak semua barang-barang diatasnya karena tekanan air yang besar.

Jika Anda tinggal di rumah tingkat, sebaiknya pindahkan semua barang-barang Anda di lantai dua.

9. Amankan Bahan Kimia

Bahan kimia di dalam rumah harus benar-benar Anda perhatikan ketika musim banjir. Anda harus memastikan bahwa kondisinya tertutup kencang supaya penghuni rumah tetap aman. Kemudian, letakkan semua bahan kimia di tempat yang aman supaya tidak membahayakan yang lain ketika terbawa arus.

10. Periksa Kebersihan Kamar Mandi

 

Bersihkan kamar Mandi Sesegera Mungkin

Kamar mandi adalah area yang sering langsung berhadapan dengan air, sehingga kamar mandi adalah ruangan yang selalu basah dan sering lembab. Tidak heran jika kamar mandi adalah tempat tinggal yang cocok untuk banyak binatang seperti kelabang, cacing dan juga kecoak. Tidak ada yang mau mandi dengan kondisi tersebut. Selain membuat tidak nyaman, Anda pun bisa menjerit ketakutan dan aktivitas di kamar mandi yang harusnya rileks menjadi terganggu.

Nah, bagaimana jika Anda selalu membersihkan kamar mandi tapi masih banyak binatang yang sering terlihat? Hal ini bisa dikarenakan kurangnya perhatian pada bagian saringan air. Pada lubang drainase, terdapat saringan yang sebaiknya Anda ganti dengan ukuran yang kecil supaya binatang dari pipa tidak masuk ke kamar mandi.

Pastikan pula bahwa meskipun ukuran lubang drainase lebih kecil, namun tidak menggangu dan meninggalkan air menggenang karena proses pembuangan menjadi lambat.
Selain itu, sangat penting untuk selalu rutin membersihkan kamar mandi, membersihkan saringan dan menambahkan kapur barus.

Nah, bagaimana? Melakukan hal-hal di atas memang sangat sepele untuk beberapa orang. Namun, sangat penting pula jika Anda ingin tetap aman dan nyaman meskipun saat musim hujan dan rawan banjir. Untuk furnitur, mungkin Anda bisa membelinya lagi, namun bagaimana jika yang tidak terselamatkan adalah perhiasan pemberian terakhir seseorang atau dokumen yang harus membuat Anda mengurusnya dan tidak bisa beraktifitas dengan nyaman? Itulah mengapa, sangat penting melakukan tips antisipasi banjir di atas. Semoga bermanfaat!

Gambar Gravatar
Saya adalah seorang ex kontraktor yang beralih menjadi penulis desain rumah untuk menyalurkan hobi dan passionnya di bidang desain dan dekorasi rumah juga untuk menyebarkan informasi dari seluruh penjuru tentang perkembangan terkini dunia desain dan dekorasi rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *