Panduan Lengkap Desain Dan Dekorasi Rumah Shabby Chic Di Indonesia

Diposting pada
dekorasi shabby chic
interior shabby chic

Konsep shabby chic adalah sebuah konsep yang mengedepankan sisi feminin yang lebih berkesan lembut dan manis. Mengaplikasikan dekorasi rumah sederhana tapi mewah menggunakan shabby chic style akan menyajikan suasana yang lebih hangat dan tampak lebih feminin dan berbeda dengan tampilan dari gaya vintage lainnya.

Sentuhan minimalis dan feminin, tak heran para penggemar gaya rumah shabby minimalis ini mayoritas berasal dari kaum perempuan. Sesuai dengan penampilan yang lembut, dekorasi rumah shabby chic merupakan cara untuk menampilkan kesan romantis pula.

Perlu Anda ketahui jika desain interior shabby chic menggunakan pilihan dari furnitur yang tampak tua dan terlihat tanda-tanda pemakaian, serta aksesoris interior yang lebih feminin.

Macam-Macam Dekorasi Rumah Shabby Chic

Saya menyarankan untuk Anda penyuka aksen romantis dan feminin untuk menggunakan desain rumah shabby chic sederhana sebagai konsep tata ruang agar dekorasi rumah sederhana tapi mewah akan tersemat di seluruh ruangan. Gaya shabby chic identik dengan tampilan vintage.

Maka dari itu, wajib bagi Anda untuk memberikan sentuhan vintage pada ruangan, seperti memilih perabot model antik: lampu meja dengan tutup lampu yang berbahan kain klasik. Begitu juga dengan pilihan kursi dan lemari berbahan kayu dengan model era 1920-an.

Jangan lupa untuk memberi nuansa klasik pada dapurmu dengan membeli piring bermotif bunga atau pun sendok dan garpu stainless steel bergaya ala Victorian dengan hiasan ukiran di bagian ujungnya.

Di bawah ini saya sertakan macam-macam dekorasi yang bisa Anda pilih untuk menambah aksen shabby chic di ruangan rumahmu.

1. Lampu Gantung (Chandelier)

Untuk memperkuat ruang tamu shabby chic minimalis, Anda perlu menggunakan lampu chandelier untuk pencahayaan. Model lampu chandelier memiliki kesan kuat akan gaya vintage dan Victorian. Model lampu ini sangat cocok jika Anda aplikasikan pada ruang tamu bergaya shabby chic karena kesan anggun yang dipadu dengan kesan romantis akan hadir di ruang tamu.

2. Motif Flowery (Bunga-bunga)

Motif flowery atau bunga-bunga merupakan ciri khas dari gaya shabby chic. Maka saya menyarankan agar Anda menghiasi ruangan dengan ornamen bunga pada dinding, sofa, sarung bantal sofa, taplak meja, dan gorden. Soal material kain, Anda bisa memilih jenis kain katun atau linen.

Tidak hanya itu, Anda pun bisa menghiasi salah satu dinding menggunakan wallpaper bermotif bunga atau bisa saja Anda mural sendiri. Sedangkan di bagian dinding lainnya berwarna putih. Ruangan Anda akan terlihat sempurna.

Kemudian pilih perabotan dengan warna lembut untuk menambahkan kesan agung. Warna-warna yang saya maksudkan seperti biru muda, hijau toska, putih beige, pastel, peach, dan beberapa warna yang kiranya sesuai jika Anda padukan pada interior bergaya shabby chic.

Jangan sampai memilih warna lebih dari dua hingga tiga warna yang berbeda karena akan berakibat kesan berlebihan dan ruang tamu Anda akan terlihat berantakan.

3. Slipcovers

Salah satu unsur yang bisa menerjemahkan bahwa ruangan Anda memiliki gaya shabby chic adalah penggunaan slipcovers. Sering kali para pencinta desain romantis dan vintage menggunakan slipcovers pada sofa dan kursi ruang tamu.

Tidak hanya untuk kursi dan sofa, Anda pun bisa menggunakan slipcovers pada sandaran kepala, meja atau pun kursi ottoman. Untuk mendapatkan slipcover Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu berlebihan, di pasar atau pusat jual-beli kain menyediakan kain yang Anda inginkan. Dalam pemilihan warna, saran say gunakan motif print yang sudah memudar atau pucat agar kesan vintage lebih kuat.

4. Taman Shabby Chic

Anda bisa menciptakan gaya desain shabby chic pada taman di rumah agar tampilan rumah semakin indah dan menyegarkan. Membuat taman bunga mawar akan mempertegas konsep shabby chic. Karena bunga mawar sering digunakan dalam dekorasi shabby chic seperti beberapa tangkai bunga mawar dalam vas bunga di atas meja. Akan tetapi Anda pun bisa menggunakan jenis tanaman lain asal warna dari tanaman tersebut tampak berwarna lembut.

5. Memilih Material Kain Yang Nyaman

Memilih kain yang nyaman seperti katun, muslin, dan linen akan membuat ruang tamu terlihat klasik. Apalagi jika dipadukan dengan material tenun yang kasar, seperti kain goni atau renda. Bahan yang acapkali digunakan adalah kain linen. Anda bisa memilih kain linen untuk digunakan pada gorden, sarung bantal, taplak meja, dan lainnya.

6. Pemilihan Warna Putih

Memilih cat, perabotan, dan beberapa furnitur berwarna putih membuat ciri khas dari gaya dekorasi shabby chic tampak maksimal. Hal ini sangat beralasan karena warna putihakan menambahkan kesan lembut dan intim pada ruang keluarga dan kamar tidur.Selain itu warna putih juga mudah untuk Anda bersihkan dengan bantuan pemutih. Warna putih seolah membuat ruanganmu tampak lebih cerah dan indah.

Tips dan Cara Dekorasi Rumah Shabby Chic

Untuk mencari referensi dekorasi shabby chic di rumah sebenarnya adalah mudah. Anda bisa mencari contoh-contoh penerapan shabby chic berupa foto lewat aplikasi instagram Anda.

Ketikkan kata kunci #rumahshabbychic di search instagram maka ANda akan mendapatkan banyak sekali foto-foto berkualitas tentang dekorasi shabby chic. Instagram penuh dengan pengguna-pengguna kreatif yang mengunggah berbagai foto yang dapat kita jadikan inspirasi untuk dekorasi rumah dengan tema shabby chic ini.

Nah untuk lebih mudahnya, saya akan berikan panduan sederhana mendekorasi shabby chic di beberapa ruangan rumah Anda. Anda tidak perlu langsung mengubah secara keseluruhan desain rumah. Tetapi secara bertahap Anda bisa mengubahnya agar tidak memberatkan. Silahkan lihat beberapa tips yang saya sajikan di bawah ini :

1. Ruang Tamu

Berpikir Kreatif

Untuk mengubah suasana ruangan bukan berarti Anda mengganti semua perabotan lama dengan perabotan yang baru. Kasihan dompetnya… Cobalah berpikir lebih kreatif, maka Anda bisa memodifikasi barang-barang lama menjadi seperti baru. Apalagi tema shabby ini memang banyak menggunakan barang vintage atau jadul.

Dengan mengecat perabotan lama memakai cat minyak warna putih maka perabotan Anda akan terlihat baru. Ruangan pun akan terlihat tampak baru dan segar meski menggunakan perabotan bekas.

Menggunakan Barang Bekas

Kalau Anda ingin menciptakan suasana shabby chic, Anda bisa mencari ke garage sale atau toko barang-barang bekas sebagai tempat utama memilih barang. Di sana Anda akan mendapatkan barang2 jaman dahulu dengan harga yang miring. Dengan membeli barang-barang bekas, maka nuansa di dalam ruangan akan tampak lusuh dan terkesan vintage.

Anda bisa menggunakan kursi tua, jendela usang, daun pintu usang, serta bingkai kayu tua untuk dijadikan sebagai aksesoris. Namun untuk peletakan, silakan sesuaikan dan perhatikan dalam porsinya agar interior di dalam rumah Anda tidak tampak seperti tempat penyimpanan barang bekas.

2. Dapur

Pemilihan Warna

Bagi mayoritas wanita, menggunakan dekorasi shabby chic tentu mendukung suasana hati mereka. Apalagi konsep tersebut diaplikasikan pada dapur yang acapkali ruang khusus bagi wanita. Pemilihan warna pun memengaruhi tampilan vintage.

Anda bisa memilih warna putih, biru muda dan warna pastel sebagai tema warna pada dapur impian. Atau kalau Anda mau lebih dekoratif bisa memakai walpaper motif daun dan bunga. Tentunya dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan cat.

3. Ruang Keluarga

Memperhatikan Tekstur dan Pola

Untuk memperoleh konsep shabby chic, jangan memilih permukaan furnitur yang gloosy. Saya menyarankan agar Anda memilih furnitur yang mempunyai hasil dof pada kayu atau logam dengan beberapa goresan yang tampak. Selain itu, furnitur usang menggunakan platina/logam pada beberapa bagian akan membantu menciptakan suasana intim dan nyaman di dalam ruangan.

4. Kamar Tidur

Pemilihan Furnitur dan Warna

Untuk di kamar tidur Anda bisa menggunakan furniture yang sudah berusia (usang). Anda bisa mendapatkan kesan usang pada furnitur baru dengan cara mengampelas beberapa bagian furnitur yang akan digunakan.

Tidak jauh berbeda dengan furnitur, pemilihan warna sangat memengaruhi kesan vintage dan shabby chic. Saya menyarankan untuk memilih warna pastel dan pola yang feminin.

Lewat warna-warna yang Anda gunakan contohnya warna putih dan krem. Warna ini pantas Anda aplikasikan pada dinding dan perabotan berukuran besar. Jangan lupa untuk menambahkan pola yang halus dan feminin, seperti motif kotak, motif bunga, daun, atau garis-garis.

Demikianlah informasi tentang dekorasi rumah mungil menggunakan gaya shabby chic. Dari ulasan di atas saya kira Anda tak kesulitan untuk menciptakan kesan romantis dan vintage. Dekorasi ini mudah-mudahan membuat Anda dan keluarga makin betah berlama-lama di dalam rumah. Oh iya, dekorasi vintage ala shabby chic ini jangan hanya Anda aplikasikan di dalam ruangan saja. Silahkan Anda tambahkan konsep shabby chic di luar ruangan agar menjadi satu tema rumah keseluruhan .

Gambar Gravatar
Saya adalah seorang ex kontraktor yang beralih menjadi penulis desain rumah untuk menyalurkan hobi dan passionnya di bidang desain dan dekorasi rumah juga untuk menyebarkan informasi dari seluruh penjuru tentang perkembangan terkini dunia desain dan dekorasi rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *