Panduan Lengkap Desain Dan Dekorasi Rumah Industrialis Di Indonesia

Diposting pada
dekorasi rumah industrialis
Dekorasi Rumah Industrialis, Rumah Miring by Andy Rahman Architect

Rumah bergaya industrialis kini menjadi salah satu referensi interior rumah yang unik dan berbeda. Interior bergaya Industrial menampilkan material berbahan mentah sehingga Anda akan melihat kesan bangunan yang belum selesai difinishing. Dari interior tersebut akan memicu tampilan unik pada konsepnya.

Gaya industrialis pada awalnya berkembang di eropa dimaksudkan untuk mengubah bangunan-bangunan tua ex pabrik dan perkantoran untuk digunakan kembali menjadi hunian berupa kantor, cafe atau rumah. Tentunya diperlukan kreatifitas yang tinggi untuk mengubah sesuatu yang lama, terbelakang menjadi baru dan layak ditempati dengan kriteria estetika dan keamanan bangunan.

Seiring berjalannya waktu saat ini gaya industrial di Indonesia sering diaplikasikan terutama pada ruang publik. Ruangan komersial seperti café, co-working space, art space, dan restaurant yang mulai menjamur hampir di seluruh kota besar di Indonesia kerap memakai gaya ini.

Ternyata tidak hanya di ruang komersial saja, belakangan ini beberapa orang mulai menerapkan interior industrialis pada bangunan rumah.

Seiring berjalannya waktu, para desain interior mulai mencoba menerapkannya pada rumah tinggal klien mereka. Dengan mengusung tema Industrial, tampilan rumah akan menampilkan gaya rustic vintage tetapi modern.

Dalam aplikasinya konsep industrial tetap dipadukan dengan material bangunan dan furniture kekinian. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan visual yang unfinishing, unik dan rustic tetapi tetap aman dan nyaman bagi penghuni rumah.

Konsep industrialis di rumah Anda akan menambah daya tarik bagi Anda, penghuni rumah lainnya, dan tamu dalam menikmati suasana interior rumah. Anda akan semakin betah dan tamu pun akan terkesima karena desain ini masih jarang diaplikasikan oleh orang.

Anda ingin mencobanya? Berikut saya lampirkan ulasan tentang karakter utama desain industrialis, dan macam-macam dekorasi serta contoh rumah industrial yang dapat Anda coba.

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mengaplikasikan desain rumah tema Industrial saya lampirkan di paragraf selanjutnya.

Karakter Dekorasi Rumah Industrialis :

1. Dinding Bata Ekspose Atau Polished Concrete (Plester Acian)

Jika melihat pada arsitektur Industrial, tepatnya pada pilihan desain dinding yang sesuai dengan desain industrial. Anda bisa memilih dinding unfinished atau dinding bata ekspos.
Kalau Anda ingin menciptakan desain Industrial modern, buatlah dinding unfinished.

Dinding dengan finishing plester aci. Pada saat pengacian diberikan treatment hardener agar hasil akhir acian terasa licin dan keras. Sebaliknya pada dinding bata ekspos, akan lebih bagus dipakai karena akan memunculkan nuansa industrialis vintage pada dinding ruangan yang Anda pilih.

Bila Anda menaruh minat pada dinding bata ekspos, Anda memerlukan batu bata khusus yang memiliki tingkat presisi yang sangat tinggi. Biasanya batu bata ini memiliki lubang-lubang pada sisi yang dipakai untuk menempel adukan.

Saya sarankan agar Anda sebaiknya memilih salah satu model dinding yang akan dibuat: polished concrete atau dinding bata ekspos. Hindari mengaplikasikan kedua pilihan dalam satu tempat atau ruangan sekaligus karena justru membuat suasana malah terlihat ramai.

Membuat dinding plester aci ataupun dinding bata ekspos bisa Anda aplikasikan ke seluruh bagian ruangan rumah Anda atau menjadikannya sebagai aksen interior semata.
Silakan menambahkan hiasan, art work atau aksesoris yang memiliki nilai seni yang tinggi pada dinding untuk membuatnya tampak lebih menarik.

2. Kombinasi Elemen Logam (Besi) Dan Kayu

Perpaduan antara elemen kayu dan elemen besi dapat Anda aplikasikan pada konsep Industrial interior. Anda bisa memasang atau meletakkannya di langit-langit ruangan atau di jendela. Selain di bagian bangunan, elemen ini pun bisa Anda gunakan sebagai furnitur.

Sesempit atau se-minimalis apa pun ruangan Anda, pantasnya Anda mengisinya dengan beragam furnitur. Memilih furnitur yang tepat akan mempertegas kalau desain ruangan yang Anda usung adalah gaya industrial yang sedang nge-hits.

Untuk caranya, silakan menggunakan prinsip dasar dari desain industrial yang mengedepankan keaslian material. Jika lemari yang akan Anda pilih berbahan dasar kayu, biarkan tampilan (identitas) kayunya tetap terlihat.

Begitu juga dengan kursi yang Anda pilih kalau berbahan besi, Anda harus membiarkan wujud besinya tampak, atau paling jauh memberikan warna hitam yang identik dengan warna besi.

3. Mempertegas Suasana Dengan Pencahayaan

Menggunakan lampu gantung merupakan pilihan tepat sebagai ciri khas dari konsep Industrial. Lampu jenis ini sering kali dilapisi dengan kap lambu berbahan logam yang menggambarkan kesan lampu tua atau ciri khas dari pabrik-pabrik tua. Desain modern lightingnya menggunakan lampu track yaitu sederet lampu dengan bilah panjang sebagai track/penyatu lampu yang menempel pada langit-langit.

Saya pun menyarankan untuk menggunakan material aluminium, bohlam, kaca bergaris, dan jangan lupa untuk membiarkan kabel atau penggantung lampunya menjuntai alami. Sebelum menggantung lampu tersebut, silakan mengukur terlebih dahulu ketinggian ruangan hingga langit-langit.

Beragam bentuk lampu ini bisa Anda temukan di pasaran. Anda bisa memasangnya di pintu masuk, ruang makan, atau pun di lorong rumah Anda.

4.  Konsep Industrial Interior Dengan Furnitur Daur Ulang

Memilih perangkat mekanis seperti ubin, pipa besi, bekas drum dan benda lainnya merupakan elemen non struktural yang sering kita jumpai di pabrik tua. Pada desain industrial furniture daur ulang ini akan memberikan kekhasan yang akan menguatkan konsep awal.

Seperti yang sering saya lihat, Anda bisa mengkreasikan sendiri perabotan yang diinginkan berasal dari barang-barang bekas yang masih layak untuk digunakan. Pipa besi menjadi rak buku, drum menjadi tempat duduk atau meja dan lain sebagainya.

Imbangi kasar dari material dan strukstur yang diekspose dengan lembut dan halusnya permukaan furniture yang dipakai. Jika hal ini dilakukan maka kenyamanan hunian akan sempurna dirasakan oleh Anda.

5. Warna Hangat dan Netral sebagai Pembentuk Suasana.

Warna yang banyak dipakai pada desain industrial adalah warna hangat sebagaiamana material yang identik dipakai yaitu abu-abu (beton), hitam (besi dan logam), coklat (kayu), merah terakota (bata ekspos). Kuning bohlam (lighting).

Warna-warna yang dipakai termasuk ke dalam golongan warna hangat. Yang akan membuat suasana keakraban dalam ruang. Dalam masa awal desain industrialis warna ini langsung didapatkan dari material yang terekspose. Seperti langit-langit dengan struktur balok terbuka tanpa plafon yang menampilkan warna abu-abu. Dinding bata ekspose dengan warna merah terakotanya dan lantai polished concrete dengan warna abu-abu licinnya.

Anda bisa mengatur permainan warna lewat perabotan dan furniture yang dipakai. Sekali-kali boleh memakai warna kontras sebagai aksen ruangan. Tetapi saat ini dengan berkembangnya faktor kenyamanan penghuni.

Anda bisa juga melunakan tampilan kasar insdustrialis dengan menghadirkan plafond berwarna putih. Furnitur dengan besi hollow sebagai rangka berwarna hitam dan bantalan kursi bangku berwarna kontras lainnya sebagai aksen.

Tips Dan Cara Desain Rumah Minimalis Industrial

Saya memiliki saran yang bisa Anda aplikasikan untuk membuat rumah Industrial  Anda tampak unik dan memberikan rasa nyaman serta bermanfaat sehari-hari. Jangan merasa khawatir akan pikiran orang kebanyakan yang menganggap jika melihat desain rumah Industrial sebagai rumah yang aneh.

Sebaliknya, rumah dengan gaya Industrial akan memberikan kesan yang keren dan enak untuk dipandang atau malah berfoto-foto (selfie). Anda tidak perlu membangun rumah baru, cukup dengan mengubah interiornya saja. Berikut tips dan cara desain rumah gaya industrial :

1. Ruang Tamu

  •    Penggunaan Material yang Bertekstur Kuat

Menggunakan material yang bertekstur kuat sangat penting bagi dinding rumah. Anda bisa menggunakan bahan dari bebatuan, kayu bekas, kayu kelapa, dan bisa saja Anda menggunakan batu bata ekspos yang tidak disemen dan dicat.

Menggunakan material tersebut akan memunculkan nuansa “tua dan hangat” di dalam ruangan. Oh iya, jauhi penggunaan keramik pada dinding. Jika ingin memakainya, silakan memilih  batu alam yang teksturnya masih terekspos. Penggunaan keramik malah memunculkan kesan modern dan kurang sesuai dengan gaya industrialis.

2. Ruang Keluarga

  • Pemilihan gaya minimalis

Hingga saat ini, konsep minimalis masih populer dibandingkan dengan gaya klasik yang penuh dengan detail. Minimalis erat kaitannya dengan kesederhanaan, efisiensi ruang, tampak rapi, dan terorganisir. Jika Anda menggunakan konsep ini, maka akan cocok dengan gaya industrialis yang memiliki kesan alami.

Sesuai dengan konsep dasar dari desain Industrial yang menampilkan suatu benda dengan membiarkannya apa adanya tanpa menutupi material pembentuk benda tersebut. Penonjolan keberadaan material-material ini pun memiliki kegunaan sebagai elemen penghias interior ruangan.

Anda bisa memadukan berbagai jenis material secara harmonis demi membentuk nuansa yang indah. Jangan lupa untuk memastikan antara material yang satu dengan material lainnya saling melengkapi dan tidak terlihat saling menonjolkan diri. Biarkan keseluruhan material tampil harmoni mendukung pembentukan suasana yang diinginkan..

3. Kamar Tidur

  •    Memilih perabotan bekas

Industrial style kental dengan vintage, oleh karena itu Anda bisa memanfaatkan perabotan bekas untuk hiasan rumah Anda. Anda bisa memilih yang terlihat usang agar tampak bekas pakai. Hal ini tidak masalah asal penempatan dan pemilihan Anda tepat.

Kalau Anda bingung, silakan mencari perabotan di pasar loak yang menjual barang-barang bekas dengan harga yang tak terlalu mahal. Fungsi dari beberapa perabotan yang Anda dapatkan, dapat Anda ubah agar bisa digunakan lebih maksimal. Seperti bekas kerangkeng kipas angin menjadi rumah lampu dan lainnya.

4. Dapur

  • Memilih Warna

Selain perabotan daur ulang, jangan lupa dengan konsep Industrial yang akan kental jika memilih warna-warna logam. Warna seperti hitam, coklat, perak dan abu-abu merupakan warna netral yang cocok untuk menghiasi ruangan Anda dengan gaya Industrial.

Bagaimana, tampak  mudahkan desain interior gaya Industrial? Setelah membaca artikel ini, ternyata mengubah tampilan rumah Anda tidak terlalu sulit kan? Maka tak ada salahnya jika Anda  mulai mempercantik tampilan hunia dengan menerapkan gaya Industrial. Semoga bermanfaat

Gambar Gravatar
Saya adalah seorang ex kontraktor yang beralih menjadi penulis desain rumah untuk menyalurkan hobi dan passionnya di bidang desain dan dekorasi rumah juga untuk menyebarkan informasi dari seluruh penjuru tentang perkembangan terkini dunia desain dan dekorasi rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *